Minggu, 29 November 2015

Selalu Bersyukur Kurangi Megeluh

Manusia adalah mahluk yang tidak pernah puas dengan suatu apapun yang telah dicapai atau dimilikinya. Ketidakpuasaan tersebut tentu ada yang mengarah ke positif dan negatif. Menuju ke arah positif jika misal tentang hal prestasi dan akademik, negatif jika misal mengenai harta, jabatan dan semacamnya. Dengan bersyukur hidup akan terasa lebih damai, nyaman, tidak penuh beban dan bermakna. Kenyataannya manusia rata-rata lebih sering megeluhkan hal apapun, hidup jadi menjadi tidak nyaman, penuh dengan rasa gelisah, tegang, sedih dan sering marah. Bisa dikatan dengan selalu bersyukur membuat lebih sehat dan mengeluh malah sebaliknya dapat membawa ke arah penyakit karena dengan banyak pikiran yang selalu merasa kekurangan.

Kebanyakan adalah orang yang hidup sederhana yang selalu bersyukur dibanding orang yang gaya hidupnya selalu ingin mewah. Didalam kesederhanaan mereka yang dipenuhi rasa syukur tentunya mereka memiliki perasaan mewah yang tak pernah dimiliki oleh orang yang selau mengeluh dan tidak pernah bersyukur. Seharusnya manusia bisa lebih bersyukur, banyak yang perlu disyukuri tanpa disadari, kita lahir dan hidup dengan kondisi fisik sehat tidak kekurangan apapun, bisa makan, sekolah, mempunyai keluarga, orang tua, teman-teman yang selalu ada dan masih banyak lagi yang perlu disyukuri. Orang-orang yang tidak pernah bersyukur seharusnya lebih sering melihat kebawah yaitu melihat ke orang-orang yang lebih membutuhkan, tetapi memiliki rasa syukur yang besar.

Mereka yang lahir dalam kondisi tidak sempurna, seperti misal tidak memiliki organ tubuh sehat yang lengkap, ada yang tidak bisa berjalan, melihat, berbicara dan mendengar biasanya memliki hati yang besar, begitu juga dengan orang yang hidup bersama penyakit yang mematikan seperti kanker,tumor dan sebagainya mereka tetap  berusaha melawan penyakit mereka dan melanjutkan hidup dengan syukur, keluarga-keluarga kecil yang hidup dipedesaan dengan hidup yang sederhana selalu terlihat bahagia dan menyenangkan karena mereka selalu bersyukur dengan hidup mereka. Orang kota yang hidup dengan normal, tidak memiliki penyakit apapun sehat tubuhnya terkadang rata-rata sering mengeluh ketimbang dengan bersyukur. Mulailah bersyukur sekarang dengan apapun yang telah dimiliki dan bersyukur dengan hal sekecil apapun, dan juga perlu bersyukur dengan kekurangan yang dimiliki, karena setiap manusia pasti memiliki kekurangan, tidak ada manusia yang sempurna, hidup merupakan anugrah juga dari Tuhan jadi dengan hidup saja itu sudah bisa menjadi alasan untuk selalu bersyukur dan kurangi mengeluh.

Sabtu, 28 November 2015

Kerukunan Antar Umat Berbeda Beragama

Kerukunan merupakan sesuatu yang indah dan didambakan oleh banyak orang, tetapi juga merupakan hal yang langka, jarang ditemukan,dan susah diwujudkan. Apalagi kerukunan antar umat berbeda agama yang menujukan rukunnya damainya antara umat yang berbeda agama, tidak saling menyela, menyalahkan, mencari kesalahan, dan sebagainya, saling membantu berdampingan tanpa melihat perbedaan agama sebagai halangan mereka untuk saling bersosialisasi dan bahu-membahu satu sama lain.

Perilaku kerukunan antar umat berbeda agama :


  1. Bekerjasama dalam membangun sarana dan prasarana dilingkungan.
  2. Tidak membeda-bedakan atau diskriminasi terhadap orang yang berbeda keyakinannya.
  3. Tidak membuat provokasi yang dapat memecah belah kerukunan umat beragama.
  4. Saling menhormati hari raya agama lain.
  5. Tidak memaksa seseorang untuk memeluk agama tertentu.
  6. Saling menghormati dan menghargai antar umat yang berbeda agama.
  7. Tidak menjadikan perbedaan agama sebagai suatu penghalang untuk menciptakan perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat.
  8. Tetap menjaga silaturohmi walau berbeda agama.
  9. Membantu umat agama yang lain jika dalamkesusahan.
  10. Tidak mencela agama lain.
  11. Tidak mencela agama lain.
  12. Menghormati orang lain yang sedang beribadah.
Contoh kerukunan antar umat berbeda agama :

  •  Umat muslim di Malang Shalat Id di halaman Gereja
  • Mahasiswa Katolik nyantri di Pesantren
  • Ada Shalawat magrib di Gereja Pejompongan
  • Indahnya toleransi Gereja dan Masjid berbagi tembok
  • Masjid bantu perbaikan Gereja korban vandalisme
  • Maluku bangun Budha dan Hindu center
Contoh berita kerukunan antar umat berbeda agama tersebut dapat dilihat di http://www.tempo.co/topik/masalah/504/toleransi-kerukunan-beragama

Bukankah indah dan lega rasanya melihat kebersamaan antara umat berbeda agama tersebut. Mereka saling berdampingan dengan damai tanpa ada gangguan hal negatif yang menyebabkan perbedaan agama menjadi penghalang mereka untuk bersama menghiasi dunia ini dengan indahnya perbedaan...

Minggu, 22 November 2015

Beragama Tidak Beriman

         Lelah telinga ini mendengar berita duka, pembunuhan, teroris dan sebagainya dimana-mana yang tiada henti. Jaman dan teknologi semakin maju, begitu juga dengan tingkat kriminalitas teroris yang semakin menyebar luas. Seperti salah satu nya yang baru-baru ini terjadi yaitu di Paris. Sebenarnya saya merasa kasihan terhadap teroris tersebut tentunya juga para korban, dan semua orang di buat risau olehnya. Mereka mati bunuh diri dan tidak tahu apa sebenarnya yang akan terjadi setelah mereka mati, mungkin teroris itu berfikir mereka akan masuk surga karna alasan agama, padahal belum tentu itu benar. Sekarang teroris dimana-mana selalu menggunakan agama sebagai alasan mereka. 
          Setiap orang memiliki hak bebas untuk memeluk apa agama apa pun, jadi dengan cara para teroris yang membunuh orang yang tidak seagama dengan mereka itu salah. Dengan sepeti itu mereka malah membuat agama mereka sendiri menjadi jelek di mata dunia di takuti oleh banyak orang. Dampak nya tidaklah hanya kematian, tetapi juga membuat orang lain yang agamanya sama dengan teroris tersebut jadi di benci banyak orang. Padahal banyak sekali orang diluar sana yang tidak mengerti apa-apa ikut menjadi korban. Bisa juga menjadi korban bullying di sekolah bahkan hingga di benci di lingkungan tempat tinggal mereka. 
           Saya benar-benar berharap semua teroris itu bisa disadarkan atas apa yang telah mereka perbuat, dampaknya sangat besar sekali dan merugikan banyak orang. Mereka pikir mereka tidak berdosa dengan alasan agama, tetapi tidak pernah ada satu pun ajaran agama yang mengajarkan untuk membunuh dan menyakiti orang lain. Para teroris itu tidak mengerti agama mereka sebenarnya, mereka hanya beragama tapi tidak beriman. Mereka tidak benar-benar memaknai ajaran agama mereka. Hidup adalah anugrah jika hidup hanya untuk mati dan membawa mati banyak orang tidak bersalah itu sangat mengerikan, bunuh diri saja sudah berdosa karena tidak menghargai hidupnya sendiri, apalagi dengan dengan mati membawa banyak nyawa orang tidak bersalah.
           

Minggu, 15 November 2015

Berbuat Kebaikan Tanpa Pandang Bulu

Berbuat kebaikan kepada sesama pada hakikatnya adalah salah satu kebutuhan manusia. Betapa sulitnya kehidupan ini jika kita sesama  manusia tidak saling berbuat baikDiantara kasih sayang Tuhan kepada manusia adalah perintah untuk selalu berbuat kebaikan, karena kebaikan itu akan kembali kepada dirinya.  Ini adalah untuk manusia agar bisa selamat dalam menjalani kehidupan di dunia dan di akhirat. Setiap kebaikan yang dilakukan seseorang pastilah kebaikan itu akan  kembali kepadanya. Jika seseorang suka menolong pasti akan ditolong, jika seseorang suka memaafkan pasti akan dimaafkan. Jika seseorang suka memudahkan urusan orang lain maka pada suatu waktu dia mendapat kesulitan pasti akan ada saja yang menolongnya.  Begitupun sebaliknya.

Saya telah melakukan beberapa kegiatan berbuat kebaikan dalam berbuat kebaikan ini saya dan teman-teman saya tidak semua nya sama agamanya ada yang Islam dan juga Katolik, orang yang kita bantu juga ada yang beragama Kristen dan Islam..
Karena menolong orang itu tidak boleh pilih-pilih misal memandang suku, ras, agama itu tidak lah perlu, selagi kita bisa berbuat baik kenapa tidak. Setiap orang berhak untuk di tolong, berhak mendapatkan kebahagiaan, jika ada yang membutuhkan dan kita bisa membantunya kenapa tidak???




Minggu, 01 November 2015

Perbedaan Bukanlah Penghalang Perdamaian Dunia

          Di dunia yang besar ini terdapat berbagai macam agama, yang seharusnya beragam agama ini dengan indahnya menghiasi dunia. Malah sebaliknya yang terjadi perbedaan tersebut menjadi penghalang sekaligus pembatas untuk berosialisasi, bahkan saling menghancurkan satu sama lain dan dunia juga tentutnya. Sangat memprihatinkan sekali mengetahui keadaan dunia yang seperti ini, semakin maju jaman semakin banyak perang terjadi karena perbedaan agama. Perselisihan ini tentunya memakan korban yang sangat banyak, yang menyakiti fisik, batin, bahkan hingga kematian, ini juga memakan korban tanpa pandang bulu, mereka yang membuat kesengsaraan ini pun tidak segan-segan melibatkan anak kecil dan wanita menjadi sasarannya.
           Entah apa yang mereka pikirkan dengan membunuh orang yang berbeda agama, menyiksanya, menghancurkan tempat ibadah mereka. Apakah semua itu membuat mereka puas?? Mereka yang melakukan hal keji seperti itu hanya memperburuk agama mereka sendiri. Tidakkah mereka pernah berfikir bahwa indahnya perbedaan itu bisa berjalan berdampingan dan saling membantu sama lain. Agama hanyalah status, dan baik atau tidaknya sebuahnya agamanya tergantung pada orang yang memeluknya bukan agamanya. Orang yang tidak mempunyai agama pun banyak yang kepribadiannya lebih baik dari orang yang memiliki agama. Saya sendiri sudah bosan mendengar kata-kata don't judge book by the cover, menilai orang dari agamanya sama saja hanya melihat orang dari sampulnya dari statusnya tampa mengetahui diri orang itu sebenarnya.
          Tidak perlu menulis quotes yang menyentuh atau kata-kata mutiara lainnya untuk membuktikan kamu tidak seperti mereka yang benci terhadap perbedaan agama. Anda bisa membuktikan dengan anda berteman dengan siapa saja, tidak menyalahkan dan menjelek-jelekkan agama lain hanya untuk alasan semata menginginkan perdamaian. Jadi bukalah mata mu, bukalah pintu hati mu. Mulailah dengan hal-hal kecil yang dapat merubah dunia ke arah yang lebih baik.